Menerapkan Sikap Husnuzan dalam Kehidupan kita
Seringkali kita mendengar kata Suuzan. Apakah yang dimaksud dengan Suuzan itu? Suuzan artinya berburuk sangka. Namun, kali ini kita akan membahas tentang husnuzan kebalikan dari suuzan yang berarti berbaik sangka. Husnuzan merupakan sifat terpuji yang harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita harus husnuzan terhadap Allah dengan cara mengucapkan syukur alhamdulillah terhadap apa yang telah kita dapatkan selama ini. Selain itu, kita juga harus sabar apabila menemui kesulitan. Percayalah bahwa itu adalah ujian dari Allah dan dibalik itu semua pasti ada kaidahnya bagi kita.
Husnuzan juga dapat dilakukan terhadap diri sendiri. Misalnya percaya pada diri sendiri, gigih dalam mencapai sesuatu dan berinisiatif dalam memecahkan masalah. Kita tidak boleh mudah menyerah dalam mencapai suatu tujuan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai manusia yang malas. Lihatlah keadaan di sekitar kita. Masih banyak orang-orang yang menganggur, padahal usia mereka masih dalam kategori produktif. Hal ini disebabkan karena mereka telah membuang-buang waktu masa mudanya untuk hal yang sia-sia. Mereka malas belajar dan memilih untuk bermain sehingga di masa sekarang mereka tak punya keterampilan dan sulit mencari kerja. Apakah kita mau menjadi seperti itu? Bukankah kita harus merubah kebiasaan buruk itu?
Terhadap sesama manusia, kita juga harus menerapkan sifat husnuzan. Baik dalam kehidupan berkeluarga, bertetangga, maupun bermasyarakat. Kita tidak boleh berprasangka buruk terhadap orang lain. Bisa saja berprasangka buruk terhadap orang lain dapat mendatangkan kesialan bagi diri sendiri. Ibarat senjata makan tuan, maunya menuduh orang malah terkena akibatnya sendiri.
Label: Husnuzan, Suuzan