![]() |

Kamis, 05 Maret 2009
Bagaimana seandainya bila kita terserang flu di musim pancaroba ini? Apalagi kalau sampai batuk berdahak. Pasti sangat mengganggu kita. Kalau sudah begini, kita harus sedia obat batuk sirup ataupun tablet di rumah. Namun, tidak semua obat-obatan kimia itu menyehatkan. Masih banyak efek samping yang ditimbulkan, misalnya mengantuk, pusing, mual, mata berkunang-kunang, bahkan alergi.
Nah, setelah mengetahui efek samping dari obat-obatan kimia, pasti kita akan beralih ke obat-obatan herbal. Kehebatan obat herbal tak kalah bila dibandingkan dengan obat kimia. selain itu, tidak ada efek samping dari obat herbal jadi aman-aman saja apabila dikonsumsi. Banyak sekali tumbuhan yang dapat dijadikan obat batuk, misalnya Jeruk nipis dan kukusan bunga belimbing wuluh. Hah? Bunga? Dikukus? Yap, pasti ada yang tanya seperti itu. Bunga belimbing wuluh sudah lama dikenal masyarakat sebagai obat batuk herbal yang efektif karena didalamnya mengandung ekspektoran yang dapat melancarkan dahak dan Vitamin C yang bagus untuk meningkatkan daya tahan. Dikukus agar airnya dapat keluar tanpa harus diperas.

Resep obat batuk bunga belimbing wuluh ini didapat dari ibu saya. Ketika itu, saya sedang flu dan terbatuk-batuk. Kemudian, ibu saya membuat obat batuk ini dan saya meminumnya secara rutin. 2 hari kemudian, batuk saya reda. Berikut ini adalah bahan dan proses pembuatan obat herbal. Silahkan mencoba!

Bahan :
1. Segenggam bunga belimbing wuluh (belimbing sayur)
2. Gula batu secukupnya
3. Gelas marmer (untuk mengukus)
4. Dandang atau kukusan
Cara membuat :
1. Cuci bersih bunga belimbing wuluh. Tiriskan.
2. Masukkan bunga belimbing wuluh dalam gelas marmer. Kukus selama + 15 menit.
3. Saring sari kukusan tadi, kemudian campurkan gula batu. Tambahkan sedikit air hangat.
4. Sajikan selagi hangat.
Label: bunga belimbing, herbal, obat batuk