PEMBABAKAN ZAMAN PRASEJARAH
Zaman Prasejarah terbagi menjadi 4 bagian :
1. Arkeozoikum
2. Paleozoikum
3. Mesozoikum
4. Neozoikum
Namun di Indonesia terjadi pembabakan zaman berdasarkan hasil kebudayaannya. Zaman ini menjadi 4 yaitu :
1. Paleolithikum
a. Kebudayaan Pacitan
b.Kebudayaan Ngandong
2. Mesolithikum
3. Neolithikum
4. Megalithikum
Hasil kebudayaan zaman Megalithikum adalah sebagai berikut :
· Menhir ,
· Dolmen,
· Sarchopagus atau keranda,
· Kubur batu/peti mati yang terbuat dari batu besar
· Punden berundak-undak, bangunan tempat pemujaan yang tersusun bertingkat-tingkat
Di Indonesia juga ada zaman logam karena ditemukannya beberapa alat-alat pertanian yang terbuat dari besi di daerah Jawa Timur.
Kehidupan masyarakat prasejarah di Indonesia
1. Food Gathering : Manusia sudah dapat mencari makanan
2. Food Producing : Manusia sudah dapat mengolah makanan
3. Zaman Perundagian : Manusia sudah dapat membuat alat-alat dari logam dengan keterampilan khusus
Manusia purba di Indonesia telah ditemukan oleh beberapa ilmuwan, diantaranya:
1. Eugene Dubois
Pertama kali tertarik meneliti manusia purba di Indonesia setelah mendapat kiriman sebuah tengkorak dari B.D Von Reitschoten yang menemukan tengkorak di Wajak, Tulung Agung. Fosil itu dinamai Homo Wajakensis, termasuk dalam jenis Homo Sapien (manusia yang sudah berpikir maju).
-Pithecanthropus Erectus (phitecos = kera, Antropus Manusia, Erectus berjalan tegak) ditemukan di daerah Trinil, pinggir Bengawan Solo, dekat Ngawi, tahun 1891.
-Pithecanthropus Majokertensis, ditemukan di daerah Mojokert
-Pithecanthropus Soloensis, ditemukan di daerah Solo
2. G.H.R Von Koeningswald
Hasil penemuan beliau adalah : Fosil tengkorak di Ngandong, Blora. Tahun 1936, ditemukan tengkorak anak di Perning, Mojokerto. Tahun 1937 - 1941 ditemukan tengkorak tulang dan rahang Homo Erectus dan Meganthropus Paleojavanicus di Sangiran, Solo.
3. Penelitian tentang manusia Purba oleh bangsa Indonesia dimulai pada tahun 1952 yang dipimpin oleh Prof. DR. T. Jacob dari UGM, di daerah Sangiran dan sepanjang aliran Bengawan Solo.
Jenis-jenis Manusia Purba yang ditemukan di Indonesia ada tiga jenis :
1. Meganthropus :
· Hidup antara 2 s/d 1 juta tahun yang lalu
· Badannya tegak
· Hidup mengumpulkan makanan
· Makanannya tumnuhan
· Rahangnya kuat
2. Pithecanthropus :
· Hidup antara 2 s/d 1 juta tahun yang lalu
· Hidup berkelompok
· Hidungnya lebar dengan tulang pipi yang kuat dan menonjol
· Mengumpulkan makanan dan berburu
· Makanannya daging dan tumbuhan
3. Homo :
· Hidup antara 25.000 s/d 40.000 tahun yang lalu
· Muka dan hidung lebar
· Dahi masih menonjol
· Taraf kehidupannya lebih maju dibanding manusia sebelumnya
Hasil kebudayaan manusia prasejarah untuk mempertahankan dan memperbaiki pola hidupnya menghasilkan dua bentuk budaya yaitu spiritual dan mental. Pada saat itu, Masyarakat Prasejarah mempunyai kepercayaan pada kekuatan gaib yaitu :
a. Dinamisme, yaitu kepercayaan terhadap benda-benda yang dianggap mempunyai kekuatan gaib. Misalnya : batu, keris
b. Animisme, yaitu kepercayaan terhadap roh nenek moyang mereka yang bersemayam dalam batu-batu besar, gunung, pohon besar. Roh tersebut dinamakan Hyang.
Pola kehidupan manusia prasejarah adalah :
· Bersifat Nomaden (hidup berpindah-pindah), yaitu pola kehidupannya belum menetap dan berkelompok di suatu tempat serta, mata pencahariannya berburu dan masih mengumpulkan makanan
· Bersifat Permanen (menetap), yaitu pola kehidupannya sudah terorganisir dan berkelompok serta menetap di suatu tempat, mata pencahariannya bercocok tanam. Mulali mengenal norma adat, yang bersumber pada kebiasaan-kebiasaan.
Label: history, Indonesia, sejarah, zaman prasejarah